Eva Samin Perkenalkan Dusun Flobamora di Radio Tirilolok

Eva Samin, salah satu anggota Komunitas Sastra Dusun Flobamora Kupang, membicarakan perkembangan sastra di NTT melalui keterlibatannya di Dusun Flobamora di studio Radio Tirilolok FM 101,1 MHz, pada Rabu (15/04/2026). Dalam siaran “Gen Z Bicara” dengan tema “Menelusuri Perkembangan Sastra di NTT Bersama Dusun Flobamora”, Eva menyampaikan keterlibatannya bersama Dusun Flobamora, serta kerja-kerja sastra yang dilakukan komunitas. Siaran tersebut dipandu Katrin Lamablawa, penyiar Tirilolok.

Tema tersebut menekankan pentingnya menelusuri sejauh mana perkembangan komunitas-komunitas sastra yang ada di NTT, kontribusi komunitas di bidang sastra dan literasi, tantangan yang dihadapi, serta kolaborasi antarkomunitas untuk membangun literasi dan sastra.

“Dusun Flobamora sudah berdiri sejak tahun 2011 oleh beberapa tokoh penggerak di bidang sastra dan literasi, seperti Romo Amanche, Mario Lawi, dan Saddam HP,” ucap Eva Samin ketika ditanya kapan Dusun Flobamora dibentuk.

Eva Samin (tengah), setelah dialog “Gen Z Bicara” di Radio Tirilolok FM 101,1 MHz di Studio Tirilolok, Jl. Thamrin, Oepoi (15/04/2026). Foto: Penerbit Dusun Flobamora

Dalam dialog tersebut, Eva Samin menjelaskan bagaimana peran Komunitas Sastra Dusun Flobamora sangat penting di bidang sastra. Dusun Flobamora terlibat aktif dalam kegiatan tahunan seperti Festival Sastra Santarang, melakukan penelitian tentang budaya dan sastra, salah satunya menghasilkan buku dan film dokumenter Daba, Ritus Inisiasi Jingitiu di Desa Pedarro, Pulau Sabu. Dusun juga secara berkala menerbitkan jurnal sastra triwulan Santarang (Sabana Lontar dan Karang).

Ia menambahkan, dalam Festival Santarang, Dusun Flobamora selalu mengundang komunitas-komunitas di NTT untuk terlibat dalam kegiatan festival guna menjalin hubungan erat antarkomunitas lintas daerah sehingga bisa membangun kolaborasi. Dusun tidak hanya melibatkan komunitas, tetapi juga sekolah-sekolah untuk mengikuti kegiatan FSS.

“Selain itu, Dusun Flobamora juga menghadirkan narasumber-narasumber terkenal dan pegiat di dunia sastra seperti Aan Mansyur dan Ayu Utami,” tuturnya.

“Untuk teman-teman, terus geluti apa yang kalian inginkan asalkan itu positif. Lakukan dari hal yang kecil, karena dari hal kecil itu akan menjadi hal yang lebih besar,” tambah Eva.

Penulis: Aleong Werang
Editor: Mario F. Lawi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja
Scroll to Top