Nadus dan Tujuh Belas Pasung

Rp80.000,00

Inilah yang dilakukan oleh Nadus, pada suatu pagi di hari Senin, 30 September, tepat pada hari peringatan peristiwa G30S itu. Pemuda berusia 24 tahun itu berlari sepanjang jalan yang membentang di tengah kampung sambil berteriak-teriak. Ia protes melihat warga kampung yang hanya duduk, minum kopi dan bermalas-malasan.

“Kerja! Kerja! Kerja! Tuhan telah bersabda bahwa ada enam hari untuk bekerja. Mengapa kalian bermalas-malasan? Orang mati saja kerja, apalagi orang hidup?”

Nadus dan Tujuh Belas Pasung adalah buku antologi cerpen tentang Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebagian cerpen dalam antologi ini merupakan hasil lomba menulis cerpen tentang ODGJ yang diselenggarakan oleh Klinik Gangguan Jiwa Renceng Mose, Yayasan Karya Bakti Ruteng, dan Klub Buku Petra; sebagian lain berisi cerpen para penulis undangan seperti Felix K. Nesi dan Maria Pankratia.

Availability: 20 in stock

Category: Tags: , ,
Shopping Cart
Scroll to Top